Mencari SMK Berbasis Pesantren yang Berkarakter di Bekasi, SMK Insan Nasional Tawarkan Pendekatan Taruna

Kabupaten Bekasi, Jawa Barat – Di tengah berbagai polemik terkait kesiapan lulusan SMK di Kabupaten Bekasi, kebutuhan akan pendidikan kejuruan yang tidak hanya menekankan keterampilan teknis tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan semakin menguat. Menjawab kebutuhan tersebut, SMK Insan Nasional menawarkan model pendidikan SMK berbasis pesantren dengan pendekatan taruna, yang mengintegrasikan pembinaan akhlak, disiplin, dan keahlian teknologi.

SMK Insan Nasional berlokasi di Kp. Sawah RT. 001 RW. 001, Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dan berada di bawah naungan Yayasan Nurul Huda Setu. Yayasan ini didirikan oleh KH. Atok Romli Musthofa, M.Si, tokoh pendidikan dan keagamaan di Kabupaten Bekasi yang juga pernah menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Bekasi periode 2022–2025.

Sebagai SMK berbasis pesantren, SMK Insan Nasional mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam proses pendidikan. Sementara itu, pendekatan taruna diterapkan untuk membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan peserta didik. Konsep ini sejalan dengan Program Panca Waluya Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang menekankan penguatan karakter pelajar.

Kepala SMK Insan Nasional, Jaka Samudri, menilai bahwa persoalan lulusan SMK saat ini tidak dapat dilihat semata dari aspek kemampuan teknis.

“Selama ini, banyak lulusan SMK tersandung bukan karena kurang pintar, tetapi karena kurang disiplin dan karakter kerja. Dunia industri tidak hanya mencari orang yang bisa, tetapi yang siap dan bisa dipercaya. Karena itu, SMK Insan Nasional menekankan pembinaan karakter melalui pesantren dan sistem taruna sejak dini,” ujar Jaka Samudri.

Dari sisi kompetensi keahlian, SMK Insan Nasional menyelenggarakan Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Program ini diperkuat melalui Program Kelas Industri Binaan GameLab Indonesia dengan fokus pada bidang Game Developer, sebagai bagian dari upaya menyesuaikan pendidikan kejuruan dengan perkembangan industri kreatif digital.

Melalui kelas industri tersebut, peserta didik dibekali dengan pembelajaran berbasis proyek, penguatan kemampuan pemrograman, serta pemahaman ekosistem industri digital. Integrasi antara pendidikan karakter, disiplin taruna, dan kompetensi teknologi diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kesiapan mental dan etos kerja yang dibutuhkan dunia industri.

Dengan penguatan identitas sebagai SMK berbasis pesantren yang berkarakter dengan pendekatan taruna, SMK Insan Nasional berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjawab tantangan dan kebutuhan pendidikan kejuruan di Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi alternatif pendidikan bagi masyarakat yang menginginkan keseimbangan antara akhlak, disiplin, dan keterampilan masa depan.

Kabar Sekolah Lainnya

Download App Innas Creative

“Akses informasi sekolah, jadwal, dan berita terbaru SMK Insan Nasional dalam genggaman.”

Download App Innas Creative

“Akses informasi sekolah, jadwal, dan berita terbaru SMK Insan Nasional dalam genggaman.”